Keutamaan Berhijab Bagi Wanita Muslim

dok.kartika putri

Pada kaum Muslimah berhijab atau berjilbab akan mengindikasikan seorang muslimah bakal lebih terlihat cantik dan mempesona. Bagi wanita muslimah keutamaan berhijab perlu dipahami lebih dalam. Allah SWT pun telah memerintahkan untuk kaum perempuan agar memakai hijab yang baik sebagaimana firman Allah SWT yang tertulis dalam Al-Qur’an yang artinya :

“Dan katakanlah untuk wanita yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya dan merawat kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya”. ( Q. S. An-Nur : 31 ).

Berikut kini 8 keutamaan berhijab untuk Muslimah, mari kita simak bersama !

  1. Hijab Itu Adalah Ketaatan Kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalam salah satu firman Allah, yang mewajibkan hanya taat kepada Allah SWT dan rasul-Nya. “ Dan tidaklah patut untuk laki-laki yang mukmin dan tidak pula untuk perempuan yang mukminah,bilamana Allah SWT dan rasul Nya telah memutuskan suatu ketetapan,akan ada untuk mereka opsi yang lain mengenai urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasulnya, maka bahwasannya dia sudah sesat dengan kesesatan yang nyata”. ( Q. S. Al-Ahzab : 36 ).

        2. Hijab Itu Adalah ‘Iffah ( Menahan Diri Dari Maksiat ) dan Kemuliaan

Allah SWT menjadikan wajib menggunakan hijab bagi kaum muslimah sebagai tanda ‘iffah (menahan diri dari maksiat).

         3. Hijab Itu Adalah Kesucian

Allah SWT menyifati hijab sebagai kesucian untuk hati orang-orang mukmin, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak menyaksikan maka hatipun tidak berhasrat. Pada ketika seperti ini, maka hati yang tidak menyaksikan akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat hal tersebut lebih nampak, sebab hijab tersebut menghancurkan kemauan orang-orang yang terdapat penyakit di dalam hatinya, Allah SWT berfirman: “Maka janganlah engkau tunduk dalam berkata sehingga berhasratlah orang yang terdapat penyakit dalam hatinya”. ( Q. S. Al-Ahzab : 32 ).

       4. Hijab Itu Adalah Pelindung

Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah SWT malu dan mengayomi/melindungi serta menyenangi rasa malu dan perlindungan”.

       5. Hijab Itu Adalah Ketaqwaan

Allah SWT juga telah berfirman: “Hai anak Adam, bahwasannya kami sudah menurunkan kepadamu pakaian guna menutupi auratmu dan pakaian elok untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang terbaik”. ( Q. S. Al-A’raf : 26 ).

6. Hijab Itu Adalah Keimanan

 Aisyah Radhiyallahu Anha meriwayatkan pada saat wanita-wanita dari Bani Tamim mendatangi dengan pakaian tipis, kemudian Beliau berbicara : “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka ketahuilah bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan andai kalian bukan perempuan beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu”.

      7. Hijab Itu Adalah Haya’ ( Rasa Malu )

Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya masing-masing agama tersebut mempunyai akhlak, dan akhlak Islam itu ialah rasa malu “.

       8. Hijab Itu Adalah Rasa Cemburu

Hijab tersebut selaras dengan perasaan cemburu yang adalah fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandanga-pandangan khianat yang tertuju untuk istri dan anak wanitanya. Sudah banyak sekali peperangan terjadi pada masa jahiliyah dan masa Islam dampak cemburu atas seorang perempuan dan untuk mengawal kehormatannya.

Ali Bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘Anhu berbicara : “Sudah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu ? Sesungguhnya tidak ada kebajikan pada seseorang yang tidak mempunyai perasaan cemburu”.

“Jika anda berjilbab dan terdapat yang mempersoalkan akhlakmu, katakan untuk mereka bahwa antara jilbab dan akhlak ialah dua urusan yang berbeda. Mengenakan jilbab itu murni perintah Allah; wajib hukumnya bagi wanita muslim yang sudah baligh tidak pandang akhlaknya baik atau buruk. Pada sisi lain, akhlak ialah budi pekerti yang bergantung pada individu masing-masing. Jika seorang perempuan berjilbab mengerjakan dosa atau pelanggaran, hal tersebut bukan sebab jilbabnya, melainkan sebab akhlaknya. Yang berjilbab belum pasti berakhlak mulia, namun yang berakhlak mulia tentu berjilbab.”

Allah SWT dalam Al Qur’an Surat an-Nur ayat 31 sudah berfirman, yang artinya:

“Dan katakanlah untuk wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menjaga pandangannya, dan merawat kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya…”

Dalam firman di atas, sudah jelas sesungguhnya Allah telah menyuruh kaum wanita mengenakan jilbab atau hijab. Maka telah selayaknya kaum perempuan taati perintah Allah SWT salah satunya dengan mengenakan hijab atau jilbab sesuai dengan aturan Islam.

Keutamaan Behijab atau mengenakan jilbab

Jilbab merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan untuk umat Islam, baik dari sisi nilai religius maupun kegunaan sebagai penutup aurat untuk Muslimah. Adapun keutamaan berhijab dalam mengenakan jilbab sudah sangat jelas diatur dalam firman Allah SWT surat Al Ahzab ayat 59 (yang artinya):

“Hai Nabi! Katakanlah untuk istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke semua tubuh mereka. Yang demikian tersebut supaya mereka lebih gampang untuk dikenal karena hal tersebut mereka tidak diganggu. Dan Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Sesungguhnya firman di atas adalah bukti bahwa dalam hukum Islam, wanita sangatlah diperhatikan. Adanya perintah untuk perempuan guna mengenakan jilbab bukan bertujuan mengekang kemerdekaan namun sebagai pelindung supaya tidak tergelincir pada lumpur kemaksiatan.

Pada perkembangan jaman ini peradaban dunia ini sudah semakin bebas seolah-olah tanpa batasan. Dalam kondisi ini umat Islam penting sekali meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya model fashion yang jauh dari nilai-nilai Islami. Banyak perempuan muslim yang terjebak dalam arus modernisasi semakin tidak mengerti apa keutamaan berhijab bagi mereka. Berbagai fashion yang jauh dari bagian Islami ditawarkan untuk umat Islam. Dari model baju yang tersingkap memamerkan perhiasannya, model busana yang transparan, dan sampai model busana sempit yang menonjolkan sex appeal-nya. Kalupun busana muslim sekarang banyak sekali yang mengenakan jilbab bukan sekadar mematuhi perintah agama. Tetapi mengenakan jilbab atau berbusana musalim pun menjadi bagian gaya, modis, elegan, dan terlihat vulgar serta seksi. Padahal telah jelas bagaimana hukum Islam menata busana atau pakaian yang selayaknya digunakan oleh kaum wanita. Di sisi lain,urusan ini sudah dikabarkan sebelumnya oleh Rasulullah SAW dari Abu Hurairah RA, beliau bersabda :

“Ada dua kelompok dari warga neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang mempunyai cambuk laksana ekor sapi guna memukul manusia dan [2] semua wanita yang berpakaian namun telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka laksana punuk unta yang miring. Wanita seperti tersebut tidak bakal masuk surga dan tidak akan menghirup baunya, walaupun baunya tercium sekitar perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

Cara Berjilbab atau Berhijab yang Baik dan Benar

  • Niat berjilbab Lillaahita’ala artinya hanya karena Allah SWT.
  • Jilbab atau hijab yang baik ialah yang dapat menutupi aurat perempuan dengan sempurna. Adapun yang tergolong aurat wanita ialah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.
  • Memakai jilbab atau hijab yang tidak transparan.
  • Mengenakan jilbab atau hijab yang longgar dan tidak menunjukkan atau menggambarkan bentuk tubuh.
  • Hindarilah menggunakan model jilbab kepala yang menonjol menyerupai punuk unta.

Dalam uraian panjang dan detail tentang keutamaan berhijab di atas, semakin jelas bagaimana pentingnya berjilbab untuk wanita muslim. Berjilbab merupakan keharusan yang sudah Allah tetapkan bagi wanita muslim yang sudah baligh. Maka telah sepatutnya perempuan muslim mengenakan jilbab yang sejalan dengan aturan Islam.

Mengenakan jilbab bagi wanita muslim merupakan satu bentuk ketaatan perempuan muslim untuk Allah SWT.

Kelebihan Busana Hijab Syar’i Bagi Kaum Muslimah

Tampil cantik dan elegan bagi seorang perempuan bukan cuma dimiliki wanita dengan berpakaian serba tersingkap dan menunjukkan keseksiannya. Namun tampil dengan busana muslim yang ber hijab syar’i dan sopan malah akan memancarkan keindahan dan kecantikan luar biasa bagi seorang wanita muslimah. Dengan pakain yg syar’i akan terpancar keelokan dari luar dan dalam. Ini dapat dibuktikan dalam kehidupan keseharian bila seorang pria menyaksikan wanita berhijab dengan syar’i maka yang ada bakal terasa sejuk , menyaksikan keanggunan dan kesan kelambutan dari seorang wanita.

Menurut ajaran agama pun sudah diatur dan diterangkan sebagai berikut :

  1. Karena berbusana muslimah yang syar’i adalah ibadah syar’i yang wajib, mempunyai pahala yang besar. Pahala ini berawal ketika menggunakannya dan selesai dengan melepasnya.
  2. Perlu Kaum Muslimah ketahui, bahwa Kaum Muslimah senantiasa berada dalam suasana ibadah apabila:
  3. Kaum Muslimah tetap sedang di dalam lokasi tinggal dan tidak terbit darinya kecuali untuk sebuah kepentingan.
  4. Atau bilamana Kaum Muslimah terbit rumah demi satu kepentingan dan Kaum Muslimahtidak jarang kali menjauhi tempat-tempat berkumpul kaum pria.
  5. Atau bilamana Kaum Muslimah melalui kaum pria tetapi Kamu Muslimah tetap dalam suasana berhijab, sebab saat tersebut Kaum Muslimah sudah mematuhi perintah Allah swt . Dia berfirman: “Dan hendaklah kalian diam di lokasi tinggal kalian dan janganlah kalian bertabarruj laksana orang-orang jahiliyyah yang kesatu.” (QS. Al-Ahzab 33).
  6. Karena memakai hijab syar’i adalah salah satu jihad fi sabilillah,terutama pada zaman ini di mana musuh-musuh Islam berjuang untuk memerangi hijab muslimah ini supaya mereka menguasai umat ini.
  7. Menggunakan hijab syar’i dapat mengawal seorang muslimah dari sekian banyak kejahatan. Pandangan hasad, kesurupan, kenakalan Jin dan Manusia, hingga mereka segan keada Kaum Muslimah. Allah  berfirman: “Karena (dengan hijab Syar’I itu) mereka bakal lebih dikenal maka mereka tidak dianiaya.” Dikenal sebagai perempuan yang mengawal kehormatannya,perempuan yang terhormat dan jauh dari keraguan. Sehingga orang-orang yang sakit hatinya tidak berjuang menggodanya.
  8. Karena memakai hijab syar’i sebagai tanda kebesaran seorang wanita, dan kekuatan agama dan akalnya serta menandakan jauhnya dari sekian banyak keraguan. Dan berikut sifat terpenting yang diharapkan oleh seoranglelaki yang menggali pendamping hidup.
  9. Pahala orang yang mengekor jejak tahapan Kaum Muslimah dalam berhijab dari wanita-wanita beda yang sebelumnya meremehkan hal hijab. Rosulullah SAWA bersabda: “Barang siapa yang menunjukkan untuk suatu kebajikan maka baginya pahala orang yang mengamalkannya.” (HR. Muslim). “Barang siapa yang menyeru untuk petunjuk, pahalanya laksana pahala orang yang mengikutinya tanpa meminimalisir pahala mereka sedikitpun juga.” (HR. Muslim).
  10. Mengunakan hijab ialah jalan mengarah ke keselamatan dari sekian banyak kejelekan yang semestinya menimpa Kaum Muslimah, laksana tabarruj, gaul dan selamatnya orang lain sebab Kaum Muslimah.
  11. Dengan memakai hijab berarti Kaum Muslimah sudah berda’wah untuk Dienul Islam, sebab dengan menyaksikan hijab muslimah insan tergugah untukmemahami lebih mendalam mengenai Dienul Islam, Maka Kaum Muslimah ialah seorang juru da’wah.
  12. Menggunakan hijab muslimah ialah sebab bersihnya hati. Allah  berfirman: “Hal tersebut lebih bersih untuk hati kalian dan hati mereka.”
  13. Dengan menggunakan hijab muslimah Kaum Muslimah bakal mendapatkan sabar di atas perintah Allah S.w.t sebab kesulitan-kesulitan dan tantangan yang dihadapi. Allah berfirman: “Dan adapun orang yang takut akan ===Robbnya =====” (QS.====)

SIFAT HIJAB SYAR’I BAGI WANITA MUSLIMAH

Apakah Kaum Muslimah tahu sifat hijab syar’i (pakaian muslimah yang disyari’atkan) ?

  1. Menutup semua tubuh.
  2. Tidak berbentuk pakaian hias atau berisi perhiasan laksana gambar-gambar, accessories dan tulisan-tulisan
  3. Tebal tidak tembus pandang, sampai-sampai tidak menampakkan apa yangterdapat di balik pakaian tersebut.
  4. Lebar dan longgar tidak ketat, sampai-sampai tidak menampakkan bagian-bagian anggota tubuh.
  5. Tidak serupa pakaian lelaki dan pakaian wanita-wanita kafir.
  6. Tidak berparfum dan berwangi-wangian bilamana hendak melewati kaum pria.

Demikian hai para Wanita Muslimah, setelah mengetahuai betapa banyak kelebihan busana hijab syar’i, baik secara duniawi maupun untuk menyongsong kehidupan abadi nanti. Semoga tidak ada keraguan lagi untuk berhijrah dan menutup semua aurat dengan busana yang  sesuai syari’at Islam.